Soe Hok Gie Quotes

1. Tapi sekarang aku berpikir sampai di mana seseorang masih tetap wajar, walau ia sendiri tidak mendapatkan apa-apa. seseorang mau berkorban buat sesuatu, katakanlah, ide-ide, agama, politik atau pacarnya. Tapi dapatkah ia berkorban buat tidak apa-apa. 2. Dan seorang pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi . […]

Tak Sama

Jogja bagiku sudah tak lagi sama Bapak dan Ibu sudah tiada Dari Bapak aku belajar tentang memahami orang lain Dari Ibu aku belajar tentang besarnya empati Jogja tak lagi sama Bukan tempatku pulang dan mengadu b, 23022022

debu

kita adalah debu yang menanti untuk terhempas pada jalan dimana setiap rindu bertemu b, 9:08 – 30012022

Malang

rindu adalah batas kita seperti jingga yang perlahan hilang pada senja sore itu b, malang, 112021

Rindu di bulan Juli

tak kusangka pergimu begitu cepat tak sempat aku mencurahkan isi hati tak sempat aku berkata rindu tapi rindu Allah padamu begitu besar kini batas kita adalah doa terimakasih Ibu untuk semuanya

Hujan

hujan adalah seperti desah rinduyang kubisikan perlahan padamu b, 19112018-19:32

Terus Berlari

Teruslah berlari nak,Karena jejakmu adalah ceritamu kelak Teruslah menulis nak,Karena setiap aksara adalah pengingatmu Teruslah berdoa nak,Supaya jiwamu tak kesepian Apa yang terukir saat iniAkan dikenang kelak Semoga Dan perlu kau ingat nakNamamu selalu kami sebut dalam setiap doa …. b, 250718 – 11:16

Mimpi

Aku berterimakasih pada mimpi yang telah membentangkan sayap-sayap harapan yang terbang tinggi oleh hembusan doa sehingga membangkitkan gairah menggapai bahagia b, 250718 – 07:51

merengkuhmu

bukan aku tak ingin merengkuhmu karena rinduku telah menjauh biarlah lengkung senyum itu tersimpan lekat dalam kalbu b, 250518 22:38